Tampilkan postingan dengan label air putih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air putih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Juni 2012

Kulit Cantik dan Sehat Berkat Apel dan Cabai


Siapa yang tak ingin terlihat cantik menarik? Pola makan yang sehat dan bergizi bisa jadi solusi untuk menjaga kecantikan dan kebugaran. Tak perlu biaya mahal. Bahan kuliner yang biasa kita temui pun bisa memberi pemeliharaan kecantikan dari dalam. 


Kulit lembap, lentur dan berseri harus selalu dijaga, tidak hanya membutuhkan perawatan dari luar, makanan sehat juga perlu dikonsumsi. Berikut daftar makanan dan minuman sederhana yang dapat membuat Anda tetap cantik, sehat dan segar sepanjang hari.

1. Cabai




Makanan yang satu ini mengandung senyawa capsaicin yang menciptakan rasa panas dan pedas. Menurut penelitian yang dilakukan oleh European Journal of Nutrition, senyawa ini juga dapat membantu mengurangi nafsu makan. 


2. Selada




Enam helai daun selada mengandung vit A lebih dari 100%. Vitamin A dapat mengganti sel kulit yang mati sehingga kulit tetap sehat dan halus. Kandungan kalium dan mineralnya juga dapat menyegarkan kulit dan meningkatkan sirkulasi pori-pori kulit.


3. Apel




Kandungan antioksidan di apel, melindungi kulit dari sinar UVB yang dapat memicu kanker kulit. Apel juga membantu mengontrol kerja usus, sedangkan serat pada buahnya dapat mengontrol kolestrol darah dalam tubuh.


4. Teh




Minuman ini kaya antioksidan yang dapat mengurangi peradangan dan melindungi membran sel. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa teh dapat mengurangi kerusakan kulit dari sinar ultraviolet. Teh hijau juga mengdung senyawa yang dapat menggantikan sel-sel kulit mati.


5. Air Putih




Sebagian besar sel kulit berisi air, jika mengalami dehidrasi kulit akan terlihat kering. Minum air putih delapan gelas sehari membantu Anda terhindar dari dehidrasi sepanjang hari. Minum air tidak harus menunggu rasa haus datang.

(dyh/odi) 


Bersumber dari : Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood


Jumat, 27 Januari 2012

Cara Atasi Pilek Tanpa Obat

Jakarta - Cuaca tak menentu seperti yang terjadi akhir-akhir ini, tak jarang membuat tubuh cenderung rentan terhadap pilek, terlebih lagi jika Anda tengah melakukan aktivitas padat.

Berbagai faktor seperti kecapekan, virus dan stres merupakan faktor yang paling sering menimbulkan infeksi pada tenggorakan dan hidung yang berakibat munculnya gejala pilek seperti hidung mampet, tenggorakan serak dan kepala terasa pusing.

Tentu saja hal itu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi Anda yang memiliki jadwal yang padat. Namun, janganlah khawatir, Anda bisa memanfaatkan beberapa hal sederhana untuk mengembalikan vitalitas tubuh. Salah satu kuncinya yaitu dengan memanfaatkan waktu libur.

Menurut Penulis Buku Air Penyembuh Ajaib, Herminia De Guzman-Ladion, ketika Anda sudah terserang pilek, usahakan Anda tinggal dirumah dan beristirahat. karena bekerja ketika pilek akan mengakibatkan menambah parah derita bagi anda. Lagipula teman Anda akan lebih menghargai Anda untuk membatasi penyebaran virus.

Setelah Anda dipastikan tinggal dirumah, maka langkah selanjutnya, Anda benar-benar harus memanfaatkan waktu yang ada untuk tidur secara maksimal, sehingga tubuh akan mendapat energi baru, semacam penebusan atas kerja tubuh yang berlebih.

Namun perlu diingat, ketika Anda memutuskan beristirahat, jangan sentuh makanan yang mengandung gula seperti kue, es krim dan lainnya. Kandungan gula dalam darah akan menurunkan daya tahan tubuh anda terhadap infeksi. Justru anda disarankan untuk mengkonsumsi buah-buahan, sari buah atau jus.

Selain itu, perbanyak konsumsi air putih. Jika dalam kondisi normal Anda mengkonsumsi 6 hingga 8 gelas sehari maka ketika pilek maka sebaiknya Anda meningkatkan konsumsi air hingga 10 gelas. Air dapat menghanyutkan virus dari tubuh Anda dalam berbagai bentuk seperti keringat dan air seni.

Pilek merupakan gejala penyakit yang mempunyai tahapan yaitu tenggorokan, kepala dan dada. Namun tahapan itu tidaklah berurutan. Bisa saja Anda terkena terlebih dahulu pada bagian kepala atau tenggorokan.

Jika Anda terlebih dahulu terkena pada tenggorokan, maka Anda dapat berkumur dengan larutan garam panas untuk meringankan gejalanya. Anda hanya perlu siapkan segelas air panas (sekitar 80 derajat Celsius) dan setengah sendok teh garam. Kemudian larutkan garam tersebut pada air panas dan berkumurlah selama lima menit. Sesudah itu Anda disarankan jangan minum air dingin. Lakukan 3 kali sehari.

Jika Anda sudah berkumur larutan garam, kemudian Anda siapkan sapu tangan yang telah dibasahi air dingin kemudian taruh dalam kain flanel kemudian lilitkan pada leher seperti saat mengompres kepala.

Namun, jika pilek yang anda derita berawal dari sakit kepala yang tak kalah menyiksa, yang Anda perlu lakukan hanyalah merendam kaki dengan menggunakan air panas. Dengan begitu darah akan lancar ke kepala sehingga bisa menghilangkan rasa sesak.

Selain itu, cara lain yang dapat digunakan yakni menghirup uap panas. yang perlu anda siapkan antara lain, kertas koran atau karton, kemudian masaklah air dengan menggunakan panci atau teko. Kemudian dekatkan lipatan kertas yang membentuk pipa tersebut dengan panci atau teko. Dengan menghirup uap air panas, hidung yang tersumbat akan hilang. Cara itu bisa dilakukan sehabis merendam kaki.

Jika Anda kurang beruntung terkena gejala pilek pada dada disertai batuk dan demam. Maka penggunaan panas pada dada akan menolong anda. Caranya cukup mudah, lakukan seperti yang Anda lakukan pada tenggorokan.

Pertama basuh kain dengan air panas, kemudian siapkan handuk untuk menutupi dada Anda. Kemudian taruh kain yang telah dibasuh air tadi keatas dada kemudian tutup dengan handuk tersebut. Biarkan hingga panas hilang. Jika perlu lakukan hal ini tiga kali sebelum tidur. Setelah selesai, bilas dengan handuk. Kemudian disarankan untuk segera tidur.

Namun jika dalam sepekan Anda belum juga sembuh, berikut timbulnya gejala-gejala lain yang perlu dicurigai, maka segera hubungi dokter. Semoga bermanfaat. (*/abi)


Bersumber dari : www.wartanews.com

Rabu, 12 Oktober 2011

Saat Nyeri Haid Datang Kurangi yang Gurih Perbanyak Serat

TRIBUNNEWS.COM - Menjelang jadwal menstruasi datang, biasanya kita mulai merasa pusing, lemas, sedikit nyeri di perut bagian bawah, atau malas beraktivitas. Perempuan yang lain akan merasa tubuh jadi lemas dan cepat lelah, berat badan bertambah, berjerawat, sampai pinggang terasa pegal. Inilah tanda-tanda Anda sedang mengalami PMS, alias premenstrual syndrome.

"Yang paling sering terjadi adalah perempuan jadi mudah marah, emosi labil, dan nafsu makannya meningkat," tutur dr Ryan Thamrin, konsultan masalah reproduksi seksual, saat acara "Shine with Charm" di STIE Perbanas, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2011) lalu.
Menurut Ryan, ada beberapa trik yang bisa digunakan untuk mengurangi keluhan PMS ini, khususnya dalam hal asupan makanan. Contohnya:

Mengurangi makanan gurih. Lebih baik hindari makanan yang bersifat gurih atau asin, seperti kentang goreng, kacang-kacangan, atau makanan berbumbu lainnya. Kandungan garam yang tinggi dalam tubuh akan mempercepat proses pelepasan air berlebih di dalam tubuh, sehingga tubuh cepat terasa lemas.

Menambah konsumsi serat. Serat dari sayuran dan buah-buahan bisa membantu mengurangi keluhan PMS. Pisang, misalnya, mengandung vitamin B6 yang mampu mengurangi gejala PMS seperti  payudara yang menegang, retensi air, dan mood yang berubah-ubah. Sedangkan nenas, kaya akan vitamin A, B, dan C, serta mangan. Mineral ini telah terbukti mampu meningkatkan mood dan mengurangi retensi air, sehingga Anda terbebas dari problem perut kembung.

Memperbanyak minum air putih. Hindari minum terlalu banyak gula, kafein, cokelat, dan es. Kondisi dingin dalam tubuh tidak baik untuk aliran darah. Sebaiknya minum air putih hangat untuk memperlancar aliran darah.

Mengonsumsi zat besi. Saat menstruasi, kita kehilangan 12-15 mg elemen zat besi. Karena itu, saat menstruasi Anda perlu minum vitamin penambah darah. Selain dengan mengonsumsi vitamin, Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi adalah daging sapi, kambing, ayam, ikan, ikan tuna, telur, oatmeal, serta berbagai sayuran berwarna hijau.

Konsumsi vitamin C. Untuk memperkuat daya tahan tubuh, sebaiknya tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C. Selain jeruk, nenas, mangga, atau pepaya, sumber vitamin C ada pada strawberry, brokoli, semangka, kembang kol, kubis, dan tomat.