Manfaat Daun sirsak terkuak setelah ditemukan kandungan annonaceous acetogenins, yang merupakan senyawa anti tumor dan kanker yang potensial tanpa merusak sel yang sehat. Mekanisme acetogenins dengan menghambat dan mengurangi asupan energi pada sel kanker.
Penelitian tentang manfaat daun sirsak ini sempat dirahasiakan karena salah satu perusahaan merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat-rapatnya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon sirsak sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia.
manfaat daun sirsak
manfaat daun sirsak
Rasanya memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia-sia, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat-rapat rahasia keajaiban pohon dan manfaat daun sirsak ini.
Manfaat Daun Sirsak Sebagai Anti Kanker
Manfaat daun sirsak yang terpenting memberikan efek anti tumor / kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain bermanfaat menyembuhkan kanker, buah sirsak juga bermanfaat sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit / cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.
Beberapa penelitian yang dilakukan oleh pihak independen akhirnya menghasilkan laporan yang sangat mencengangkan terhadap manfaat daun sirsak. Antara lain :
Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, seperti kanker : Usus Besar, Payudara, Prostat, Paru-paru, dan Pankreas.
Kekuatan daya kerja daun sirsak 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemoterapi yang biasa di gunakan.
Cara tradisional pengobatan dengan daun sirsak :
Daun sirsak 10 buah yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja. Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2-3 kali.
Dari pengalaman dan testimoni para pasien menunjukkan perkembangan luar biasa setelah konsumsi 4 hari. Beberapa hari yang lalu saya juga mendapat SMS menggembirakan bahwa tumor yang sebelumnya berukuran sebesar telur ayam dalam 1 minggu mengecil hingga seukuran telur puyuh.
Setelah minum daun sirsak, pada beberapa orang efeknya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi. Manfaat daun sirsak dirasakan setelah konsumsi sekitar 2 minggu
Daun sirsak ini sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak bermanfaat hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel-sel yang normal. Sekarang anda tahu manfaat daun sirsak yang luar biasa ini.
Dapatkan manfaat daun sirsak dalam kemasan kapsul yang praktis dan ekonomis. SMS 0812 3536 872 atau silahkan kunjungi juga lapak kami di kaskus
Manfaat daun sirsak saat semakin banyak dirasakan pasien penderika kanker dan tumor. Semoga semakin banyak yang mendapat manfaat daun sirsak.
Bersumber dari : http://daunsirsakobatkanker.com
Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan
Minggu, 11 Desember 2011
Kamis, 08 Desember 2011
Diet 2 Kali Seminggu Sudah Bisa Bikin Kurus
(Foto: Thinkstock)
Diet tersebut dilakukan dengan cara memangkas asupan kalori sebanyak 1.500 kalori tiap hari, namun hanya perlu dilakukan 2 kali dalam seminggu. Dalam 4 bulan, berat badan berkurang rata-rata 4 kg sementara yang menjalankan diet setiap hari hanya turun 2 kg.
"Idenya adalah membatasi karbohidrat, namun tetap menyisakan kesempatan untuk mendapatkan rasa kenyang," ungkap Michelle Harvie, pakar diet dari Genesis Prevention Center di University Hospital seperti dikutip dari MSNBC, Jumat (9/12/2011).
Dalam penelitiannya, Harvie melibatkan 88 partisipan perempuan yang diminta menjalani beberapa program diet yang berbeda. Sebagian menjalani diet 2 kali dalam seminggu, sedangkan sisanya menjalani diet seperti biasa dengan pembatasan jumlah kalori yang disesuaikan.
Kelompok pertama menjalani diet Mediterania dengan menu yang didominasi ikan dan buah-buahan, serta pembatasan kalori sebanyak 1.500 kalori selama 2 hari. Kelompok yang menjalani diet biasa dibatasi kalorinya sebanyak 650 kalori setiap hari.
Harvie dan rekan-rekannya dalam penelitian ini meyakini, diet yang hanya dilakukan 2 kali seminggu akan lebih mudah dijalani. Meski sekali waktu akan terasa sangat menyiksa, namun masih ada sisa 5 hari untuk bersenang-senang sehingga tidak cepat bosan.
Diet yang tepat menurut Harvie sangat penting untuk mencegah kegemukan, dengan berbagai risiko komplikasi penyakit seperti diabetes yang menyertainya. Kegemukan sendiri juga merupakan faktor risiko penyakit lain yang mematikan, misalnya kanker dan serangan jantung.
(up/ir)
Bersumber dari : AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 04 Desember 2011
Jin Shin Jyutsu, Seni Menyentuh yang Menyembuhkan Dari Jepang
Di Jepang metode pengobatan ini telah dianggap seni dan berlaku turun temurun. Di Indonesia, metode ini mulai diterapkan.
Jin Shin Jyutsu (JSJ) jika diterjemahkan berarti penyembuhan diri sendiri dengan bantuan sang pencipta. Pada dasarnya teknik JSJ ini adalah menyentuh 26 titik di tubuh yang disebut SEL (Safety Energy Lock), untuk mengembalikan keseluruhan harmoni tubuh.
"Pada dasarnya tubuh kita layaknya rumah dengan saklar listriknya. Jika satu saklar turun, maka sebagian rumah akan gelap. Ke-26 SEL itu adalah saklar yang jika mereka tidak berfungsi, maka teknik JSJ akan membantu mengaktifkannya kembali," ujar Diwien Hartono, salah satu terapis yang menggunakan metode JSJ.
Sejak tahun 2008, Diwien telah menjadi terapis di klinik bilangan Dharmawangsa Jakarta Selatan. Berbagai penyakit telah berhasil ia sembuhkan. Misalnya pasien yang terserang stroke, depresi juga kanker. Namun Diwien tak pernah menyebut metode penyembuhannya sebagai pengganti tindakan medis dari dokter.
"Misalnya pada penyakit kanker, obat-obatan dari dokter itu akan mengikis kanker. Tapi JSJ akan membersihkan akarnya hingga kanker itu akan benar-benar mati dan selnya tak hidup lagi. Bisa dibilang metode ini adalah pelengkap, bukannya pengganti," ujarnya.
Diwien punya berbagai pengalaman dalam menyembuhkan. Ia bahkan pernah menyelamatkan dirinya sendiri dari serangan kista pada tahun 2010 lalu. Kista di dalam hatinya telah membesar hingga 1,5 cm. Dokter menyarankan agar dia melakukan operasi untuk mencegah penyebaran kista tersebut.
"Saya minta waktu dokter untuk memundurkan waktu operasi selama tiga minggu. Selama itulah saya menterapi diri saya sendiri secara intensif. Saat diperiksa lagi, kista saya sudah hilang," tambah terapis yang memiliki sertifikat dari Amerika Serikat itu.
Lebi lanjut Diwien menjelaskan bahwa, dalam JSJ pasien tak perlu tergantung pada terapisnya. Saat mereka tahu titik-titik mana saja yang perlu disentuh, maka mereka bisa melakukannya sendiri.
"Jika mereka sudah bisa melakukannya, maka tubuhnya akan kembali harmonis, dan gangguan yang diderita pun bisa hilang," ujarnya menutup pembicaraan.
Diwien Hartono juga merupakan salah satu terapis yang ada di Namaste Yoga Festival, Jakarta, 2,3,4 Desember 2011.
Bersumber dari : www.yahoo.com
Jin Shin Jyutsu (JSJ) jika diterjemahkan berarti penyembuhan diri sendiri dengan bantuan sang pencipta. Pada dasarnya teknik JSJ ini adalah menyentuh 26 titik di tubuh yang disebut SEL (Safety Energy Lock), untuk mengembalikan keseluruhan harmoni tubuh.
"Pada dasarnya tubuh kita layaknya rumah dengan saklar listriknya. Jika satu saklar turun, maka sebagian rumah akan gelap. Ke-26 SEL itu adalah saklar yang jika mereka tidak berfungsi, maka teknik JSJ akan membantu mengaktifkannya kembali," ujar Diwien Hartono, salah satu terapis yang menggunakan metode JSJ.
Sejak tahun 2008, Diwien telah menjadi terapis di klinik bilangan Dharmawangsa Jakarta Selatan. Berbagai penyakit telah berhasil ia sembuhkan. Misalnya pasien yang terserang stroke, depresi juga kanker. Namun Diwien tak pernah menyebut metode penyembuhannya sebagai pengganti tindakan medis dari dokter.
"Misalnya pada penyakit kanker, obat-obatan dari dokter itu akan mengikis kanker. Tapi JSJ akan membersihkan akarnya hingga kanker itu akan benar-benar mati dan selnya tak hidup lagi. Bisa dibilang metode ini adalah pelengkap, bukannya pengganti," ujarnya.
Diwien punya berbagai pengalaman dalam menyembuhkan. Ia bahkan pernah menyelamatkan dirinya sendiri dari serangan kista pada tahun 2010 lalu. Kista di dalam hatinya telah membesar hingga 1,5 cm. Dokter menyarankan agar dia melakukan operasi untuk mencegah penyebaran kista tersebut.
"Saya minta waktu dokter untuk memundurkan waktu operasi selama tiga minggu. Selama itulah saya menterapi diri saya sendiri secara intensif. Saat diperiksa lagi, kista saya sudah hilang," tambah terapis yang memiliki sertifikat dari Amerika Serikat itu.
Lebi lanjut Diwien menjelaskan bahwa, dalam JSJ pasien tak perlu tergantung pada terapisnya. Saat mereka tahu titik-titik mana saja yang perlu disentuh, maka mereka bisa melakukannya sendiri.
"Jika mereka sudah bisa melakukannya, maka tubuhnya akan kembali harmonis, dan gangguan yang diderita pun bisa hilang," ujarnya menutup pembicaraan.
Diwien Hartono juga merupakan salah satu terapis yang ada di Namaste Yoga Festival, Jakarta, 2,3,4 Desember 2011.
Bersumber dari : www.yahoo.com
Langganan:
Postingan (Atom)